Profil Kabupaten Purwakarta
Mengenal lebih dekat sejarah, visi, wilayah, dan kepemimpinan daerah yang membangun Purwakarta Istimewa.

Gerbang Jawa Barat yang kaya budaya dan potensi
Kabupaten Purwakarta terletak di bagian utara Provinsi Jawa Barat, menjadi penghubung strategis antara wilayah Jakarta, Bandung, dan jalur pantura. Dengan luas sekitar 971,72 km², daerah ini dihuni lebih dari satu juta jiwa yang tersebar di 17 kecamatan.
Purwakarta dikenal dengan kekayaan budaya Sunda, keindahan Waduk Jatiluhur sebagai waduk terbesar di Indonesia, kawasan industri yang dinamis, serta kuliner khas Sate Maranggi yang melegenda.
Perjalanan panjang sebuah daerah
Pusat pemerintahan Kabupaten Karawang dipindahkan ke wilayah Sindangkasih — menjadi awal mula tumbuhnya Kota Purwakarta.
Purwakarta resmi berdiri sebagai daerah kabupaten yang otonom melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1968.
Pembangunan infrastruktur dan kawasan industri mempercepat pertumbuhan ekonomi serta penataan ruang kota yang ikonik.
Bertransformasi menjadi daerah modern dengan tata kelola digital, pelayanan publik terpadu, dan pelestarian budaya Sunda.
Bupati dari masa ke masa
Visi
“Mewujudkan Purwakarta Istimewa — daerah yang maju, berbudaya, dan sejahtera berlandaskan nilai kearifan lokal.”
Misi
Meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, mudah, dan transparan.
Memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Mendorong pembangunan infrastruktur yang merata hingga ke desa.
Melestarikan budaya Sunda dan memperkuat identitas daerah.
Mengembangkan ekonomi daerah dan pemberdayaan masyarakat.

Makna lambang Kabupaten Purwakarta
Setiap unsur dalam lambang merepresentasikan jati diri dan cita-cita daerah.
Wilayah dan masyarakat dalam angka
Penduduk Purwakarta
Perekonomian yang terus tumbuh
Capaian yang membanggakan daerah
Perangkat Daerah (OPD)
Pemimpin yang mengabdi untuk warga

